Ternyata Tikus Bisa Picu Diabetes pada Anak
Tahukah Anda? Ternyata infeksi akibat tikus bisa memicu diabetes pada anak. Percaya ataupun tidak, beberapa ahli telah meneguhkan fakta mengejutkan ini.
Tidak rela bukan jika buah hati Anda sampai terserang oleh penyakit berbahaya ini? Ya, siapapun tentu tidak mau dirinya maupun orang yang dikasihi terkena diabetes.
Karena penyakit ini tergolong penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Bahkan penyembuhannya sendiri memerlukan biaya yang cukup besar dan tidak semua orang sanggup.
Dalam sebuah studi yang diterbitkan di dalam sebuah jurnal ternama, Public Library of Scienci ONE disebutkan bahwa penyebab diabetes pada anak ternyata dapat disebbakan oleh infeksi hewan liar seperti tikus.
Benarkah? Ya, tentu saja ini benar.
Studi tersebut meneliti sebanyak hampir 500 orang anak yang masih berada usia di bawah 14 tahun. Mereka sebelumnya sudah mengidap penyakit diabetes tipe satu (diabetes anak).
Penelitian itu berhasil menyimpulkan bahwa sama hal nya dengan penyakit anak lainnya seperti: campak dan flu, diabetes juga nampaknya disebarkan, tapi bukan oleh sesama manusia melainkan hewan liar tikus.
Penularan tersebut bisa menyebabkan reaksi autoimun, terutama pada mereka yang sangat rentan. Penelitian juga menemukan bahwa pola penyebaaran infeksi tidak ditemkan secara acak (random).
Sehingga tidak terjadi secara kebetulan, dimana artinya semua anak penderita diabetes 1 yang diteliti dan terserang oleh penyakit diabetes disebabkan oleh adanya infeksi.
Maksud penelitian yang dilakukan tidak bersifat menakut-nakuti orang tua, melainkan mengungkapkan fakta yang sebenarnya terjadi. Sehingga orang tua tidak sembarang memberikan tempat bermain pada anak-anak.
Diabetes 1 tidak ditularkan dari orang ke orang, melainkan karena adanya kontak dengan hewan liar atau mereka yang bermain di lingkungan yang sama, dimana banyak dijumpai tikus yang berlalu-lalang.
Mengapa diabetes yang disebarkan lewat infeksi tikus bisa dengan mudah menyerang anak-anak? Sebab umumnya, anak-anak memang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang masih lemah.
Meski begitu, sekalipun seorang anak dinyatakan sudah terinfeksi, belum tentu ia menunjukan reaksi autoimun yang akan membuatnya langsung tertular atau mengidap diabetes tipe 1.
Sebagai orang tua seharusnya lebih mewaspadai anak Anda dari resiko infeksi diabetes akibat tikus. Misalnya, Anda bisa mengawasi mereka saat bermain dan melengkapinya dengan imunisasi agar sistem imunnya kuat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar